Jumat, 24 April 2009

Hadiah Buat Tuhan

0 komentar
Lukisan siratan mimpi nyata
Kubuka kembali diary tuhan
Sesal dan perih melanglang
Mengitari setiap bingkai tepi alam sadarku
Apakah aku mengkritikmu, Tuhan?!
Biarkan aku menderita
Tak mengerti
Adakah engkau sesal menjadi tuhanku
Wahai burung sulaiman!
Sebarkan berita darah saudaraku
Kau lihatlah Nabi Muhammad
Saat menghitung pintu Al-Aqsha
Sampaikan pada tuhanku yang bersila
Bingkisan derita, daging yang berceceran dan nyawa saudara
Oleh-oleh dariku
Met, tuhan!

0 komentar:

Posting Komentar