Rabu, 21 Oktober 2009

Embun Pagi

0 komentar
Menetes tiada terasa
Terdengar suara entah dari mana
Melangkah kakiku ke arah sana
Dan kutemukan sejuta warna
Seperti indahnya embun pagi
Menetes tiada kuarungi bersama rasa
Namun semua itu pasti
Aku hanya berbisik pada angin
Yang berhembus dan berdesir
Yang membuat semua ini menjadi berarti
Seperti embunnya pagi


Faiz Afrian
Boy of east 2by

0 komentar:

Posting Komentar