Senja di sore itu
Menemani kepergianku
Menerobos lorong-lorong kenistaan
Berpijak diatas pasir-pasir yang penuh debu
Coba bertanya pada sang mentari
Maukah kau jadi petunjuk jalanku ?
Mentari tak ada jawabnya
Coba bertanya –pada angina sepoi
Maukah kau menyampaikan salam cintaku?
Angin tak lagi bertelinga
Coba bertanya pada tarian ombak
Maukah kau menyanyikan lagu cinta untukku ?
Kini ombak tak lagi berlidah
Inikah jalanku?
Ya Allah …..
Kirim aku malaikat Mu
Tuk jadi petunjuk jalanku
Agar ku dapat temukan cahaya cintaku
Menemani kepergianku
Menerobos lorong-lorong kenistaan
Berpijak diatas pasir-pasir yang penuh debu
Coba bertanya pada sang mentari
Maukah kau jadi petunjuk jalanku ?
Mentari tak ada jawabnya
Coba bertanya –pada angina sepoi
Maukah kau menyampaikan salam cintaku?
Angin tak lagi bertelinga
Coba bertanya pada tarian ombak
Maukah kau menyanyikan lagu cinta untukku ?
Kini ombak tak lagi berlidah
Inikah jalanku?
Ya Allah …..
Kirim aku malaikat Mu
Tuk jadi petunjuk jalanku
Agar ku dapat temukan cahaya cintaku
By: Herman
Bawean Gesik
Bawean Gesik
0 komentar:
Posting Komentar