Rabu, 21 Oktober 2009

Tulusnya Rasa Dalam Penantian

0 komentar
Hampa selalu menggeliat dalam diamku
Hatiku lekang menyaksikanmu
Saat kau melangkah gontai tinggalkanku
Jiwaku tertelungkup pilu
Ketika kau kian jauh
Selamat tinggal nan kau ucap
Terekam jelas di telingaku
Membuat arah tak menentu
Sesekali ku tatap dirimu dari jauh
dengan mimik wajah merona
mata nanar
seiring air mata yang meghujan
mulut kejang
seayun sedesah nafas aku berteriak keras
dengan sanubari ikhlas
“Demi dirimu ketika tiada di sisiku”
Bahwa kau pergi tuk sementara
Kau pergi tuk kembali
Membawa sejuta rasa
Rasa rindu yang menggebu
Kau pergi demi masa depanmu
Menuju maa depan cerah
Sepintas ku melihatmu
Dibalik tirai-tirai rindu
Ku potret bayanganmu
Lalu ku simpan di lubuk hati
Tuhan…..
Adakah harapan ini menjadi nyata
Tanpa kepalsuan dalam asa ?
Hanya catatan takdir-Mu
Yang menentukan nasib kita

By: Eross MS
Putra arbay

0 komentar:

Posting Komentar